Sekolah di Kalimantan Tambahkan Pendidikan Polusi Plastik ke Kurikulum

Pada tanggal 2 dan 7 Juni 2022 tahap pertama dari proyek dua tahun di Hulu Sungai Tengah dimulai, dimulai dengan Program Pelatihan Pendidik yang ekstensif untuk 40 Guru dari 20 sekolah yang berbeda. Program ini dirintis karena Bapak Oktafiandi, Bupati Hulu Sungai Tengah, pernah mendengar kerja dari Mudfish No Plastic, sebuah LSM yang berbasis di Bali, mengunjungi kantor pusat kami di Kabupaten Gianyar pada Maret 2022 untuk mempelajari lebih lanjut tentang program pendidikan kami. Kolaborasi ini akan mengimplementasikan kurikulum lingkungan dan pencemaran plastik yang dikembangkan di setiap sekolah di Hulu Sungai Tengah.


Mudfish No Plastic Co-Director Mora Siregar memimpin workshop di Hulu Sungai Tengah


Salah satu peserta workshop, Bapak Faridi, guru SD It Al Khair Barabai mengatakan, “Informasi dan teknik yang diberikan akan bermanfaat untuk masa depan dan penting untuk pendidikan anak-anak di sekolah saya.” Usai workshop, Mora Siregar, Co-Director MUDFISH NO PLASTIC, mengatakan, “Saya senang melihat antusiasme para guru mengikuti workshop, dan saya yakin mereka merasakan urgensi dan memiliki semangat untuk berbagi apa yang mereka pelajari darinya. MUDFISH NO PLASTIK bersama murid-muridnya."


Mudfish No Plastic memberikan materi workshop kepada guru-guru di HST


Proyek Hulu Sungai Tengah dirancang oleh MUDFISH NO PLASTIC berdasarkan pengalaman sebelumnya melatih para pendidik di Bali bekerja sama dengan East Bali Poverty Project, sebuah yayasan nirlaba di Padangsambian, Bali, yang dilaksanakan pada 21 Juni 2021. Proyek memberikan 13 guru (untuk tingkat SD, SMP dan SMA) informasi lingkungan yang penting untuk dibagikan kepada siswa mereka. Subyek termasuk plastik sekali pakai dan hubungannya dengan kesehatan dan lingkungan. Selain itu, pendidik diberikan kegiatan kelas untuk digunakan, termasuk pelajaran, kuis, kegiatan seni dan kerajinan, dan pemutaran video.


Berfoto bersama guru-guru Hulu Sungai Tengah yang mengikuti Training of Trainer


Kolaborasi dengan guru-guru di Kalimantan dan Bali merupakan langkah penting untuk memperluas pendidikan kaum muda di Indonesia agar mereka memahami masalah pencemaran plastik dan pembuangan sampah yang tidak tepat, mengubah perilaku mereka sendiri, dan diharapkan semua orang di komunitas mereka. MUDFISH NO PLASTIC yang telah menyelenggarakan lokakarya sejak tahun 2018 tentang polusi untuk anak-anak di Bali, Jawa, Sumbawa dan Lombok, berkomitmen untuk memperluas jangkauan program pelatihan guru ke seluruh kabupaten di Indonesia dan menyambut baik pertanyaan dari tokoh masyarakat yang ingin memperluas jangkauan mereka. kurikulum sekolah untuk memasukkan informasi yang sangat dibutuhkan ini tentang polusi plastik dan metode untuk menguranginya di tingkat lokal.


Ditulis oleh Suntabisena Kasmirada

0 tampilan0 komentar